Pengembangan Pembibitan Tanaman di Bali Dukung Pariwisata Hijau

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura di Denpasar, Bali, tengah mengembangkan pusat pembibitan tanaman guna mendukung pariwisata berkelanjutan di Pulau Dewata. Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura, Zefri Alfaruqy, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 83 spesies tanaman yang terdiri dari 57 jenis tanaman perdu dan 26 jenis pohon, dengan total tanaman mencapai hampir 26 ribu.

Secara rincian, saat ini terdapat 14.700 tanaman dalam fase semai, 10.750 tanaman dalam fase sapih, dan 521 tanaman yang telah siap ditanam. Tanaman perdu dipilih karena kemampuannya untuk mendukung struktur vegetasi, estetika, serta penutup area. Beberapa jenis tanaman perdu yang dikembangkan adalah kenyeri, selada laut, dan cendrawasih. Selain itu, koleksi pohon juga disiapkan untuk membentuk kanopi dan struktur vegetasi jangka panjang.

Zefri menambahkan bahwa tanaman lokal khas tropis dan pesisir, seperti widuri, jepun, jempiring, dan andong, juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan ini. Pemberdayaan masyarakat lokal terlihat jelas, dengan mayoritas petugas pembibitan berasal dari warga sekitar Desa Serangan, Denpasar.

Di area pembibitan, pengelolaan sampah organik telah dilaksanakan, di mana daun-daun yang dikumpulkan diolah menjadi kompos untuk pemupukan tanaman. Saat ini, kawasan seluas 240.379 meter persegi tersebut telah ditanami 737.441 tanaman pohon dan perdu, yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu dengan hanya 177 ribu tanaman.

Inisiatif dan fasilitas di KEK Kura Kura Bali ini akan terus dikembangkan sejalan dengan pertumbuhan kawasan serta kebutuhan lanskap di masa mendatang.

Baca Juga  China Pamerkan 4 Senjata Canggih di Parade Militer Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *