Houthi Umumkan Penutupan Selat Bab Al-Mandab untuk Saudi

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kelompok Houthi di Yaman baru-baru ini mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi, yang efektif segera. Tindakan ini merupakan respons atas blokade yang diberlakukan oleh Arab Saudi terhadap pelabuhan dan bandara di wilayah barat laut Yaman, yang saat ini dikuasai oleh Houthi.

Salah satu pejabat media Houthi mengonfirmasi bahwa selat Bab al-Mandab, jalur strategis di selatan Laut Merah, telah ditutup bagi seluruh kapal yang berasal dari Arab Saudi. Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, menyebutkan bahwa keputusan ini merupakan balasan terhadap pengepungan yang dialami rakyat Yaman selama hampir 12 tahun, serta tindakan penindasan yang dilakukan oleh Saudi. “Setiap tindakan bodoh dari musuh melalui eskalasi akan kita balas dengan tegas,” tegasnya.

Menanggapi situasi ini, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam keras embargo tersebut dan berkomitmen untuk melindungi kapal-kapalnya sesuai dengan hukum internasional. Insiden ini terjadi setelah ketegangan yang meningkat antara kedua belah pihak, khususnya setelah serangan rudal Houthi ke Bandara Abha di Arab Saudi.

Selat Bab al-Mandab juga dikenal sebagai rute vital bagi perdagangan minyak global. Setelah peningkatan konflik di Selat Hormuz, Arab Saudi telah memindahkan lebih dari 70 persen ekspor minyak mentahnya ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah sebagai langkah antisipasi. Pengamat dari lembaga Basha Report, Mohammed Albasha, menunjukkan bahwa ancaman ini dapat mengakibatkan gangguan signifikan pada aktivitas pelayaran di kawasan tersebut.

Ketidakpastian melanda pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi, dan pertanyaan apakah Houthi akan melanjutkan ancaman ini menjadi perhatian penting bagi pihak-pihak yang terlibat.

Baca Juga  letjen tni novi helmy kembali aktif berdinas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *