Meritagehighlands.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengkonfirmasi bahwa pembangunan sebelas rumah susun (rusun) baru di ibukota akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pembangunan ini dijadwalkan akan dimulai secara bertahap, dengan dua rusun yang akan dikerjakan terlebih dahulu.
Pramono menyatakan bahwa proyek rusun ini dilaksanakan untuk menjawab tingginya permintaan terhadap hunian vertikal di Jakarta. “Ketersediaan hunian vertikal sangat diperlukan, sehingga kami menambah rusun baru,” katanya dalam pernyataan di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (29/6).
Pembangunan sebelas rusun ini juga melibatkan kerjasama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk lokasi-lokasi lain di Jakarta. “Kami berkolaborasi dengan kementerian untuk mendukung pembangunan hunian,” tambah Pramono.
Setelah sebelumnya mengajukan pemembangan tersebut untuk tahun 2027, sekarang proyek ini masih dalam proses usulan ke Kementerian PKP untuk mendapatkan dukungan melalui Program 3 Juta Rumah. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan penuh terhadap rencana ini.
Kelik mengungkapkan bahwa sebelas lokasi yang diusulkan mencakup Muara Angke, Marunda, Cakung, dan beberapa wilayah di Jakarta Utara dan Barat. “Pembangunan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat dan akan menyasar masyarakat umum serta kelompok terprogram,” ungkapnya.
Proyek pembangunan ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan perumahan yang kian mendesak di Jakarta, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak bagi warganya.