Menko Zulhas Percepat Pembangunan 30 Proyek PSEL

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pemerintah Indonesia mempercepat pembangunan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy/PSEL) di 30 lokasi yang tersebar di sejumlah daerah. Inisiatif ini merupakan respons terhadap perintah Presiden untuk menangani masalah kedaruratan sampah, terutama di wilayah yang menghasilkan lebih dari 1.000 ton sampah per hari.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa sebelumnya proyek PSEL diajukan di 34 lokasi, namun setelah dilakukan penyesuaian, jumlah tersebut menjadi 30 proyek yang mencakup 61 kabupaten dan kota. Penggabungan ini dilakukan untuk efisiensi layanan di kawasan tertentu.

Zulhas menjelaskan bahwa proyek ini memiliki kapasitas untuk mengolah sekitar 14,4 juta ton sampah setiap tahun, yang setara dengan 22,5 persen dari total timbunan sampah nasional. Untuk mengatasi sisa 77,5 persen sampah lainnya, pemerintah akan menerapkan pendekatan pengelolaan di berbagai sektor, termasuk di area perkotaan dan fasilitas publik.

Teknologi pengolahan sampah yang akan digunakan meliputi refuse-derived fuel (RDF) dan kompos. Zulhas menyatakan bahwa teknologi ini sudah siap diterapkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Beberapa proyek sedang dalam tahap lanjut, termasuk yang sudah memasuki proses tender seperti di Denpasar, Bekasi, Bogor, dan Yogyakarta. Pemerintah menargetkan bahwa proyek awal dapat beroperasi mulai tahun 2027, dengan target lainnya rampung pada Mei 2028.

Melalui upaya percepatan ini, pemerintah berharap penanganan masalah sampah di seluruh daerah dapat lebih efektif, sekaligus mendukung perbaikan kualitas lingkungan hidup masyarakat.

Baca Juga  Ledakan SMAN 72, Korban Terus Dapat Perawatan di Jakpus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *