Penjualan Pisang Gulung Wijen Meningkat Jelang Lebaran di Magetan

[original_title]

Meritagehighlands.com – Penjualan pisang gulung wijen, jajanan khas dari Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 40 persen menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran 2026. Pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) “Berkah Ridho”, Lili Rusmiata, mengungkapkan bahwa lonjakan permintaan ini berasal dari masyarakat yang membeli untuk sajian berbuka puasa maupun oleh-oleh Lebaran.

Lili menyatakan bahwa sebagian besar penjualan berasal dari pesanan daring dan toko oleh-oleh di sekitar Magetan, meskipun ada juga yang berasal dari teman-teman untuk acara buka puasa. Dalam kondisi normal, produksinya mencapai 1.000 hingga 1.500 pak per hari dari berbagai camilan, dan dalam sebulan total produksi bisa mencapai sekitar 45.000 pak.

Di luar pisang gulung wijen, produk lain yang ditawarkan termasuk kacang gulung wijen, kacang caramel, dan pisang caramel. Selama bulan Ramadhan, Lili dan timnya juga memproduksi berbagai kue kering, seperti nastar dan kastengel. Meski harga bahan baku meningkat, Lili berkomitmen untuk menjaga harga produknya tetap terjangkau, misalnya pisang karamel dijual antara Rp9.000 hingga Rp10.000 per pak.

Untuk memenuhi kebutuhan, pisang yang digunakan dalam produksinya dikirim dari Lamongan dan Boyolali, dengan total kebutuhan mencapai 1,5 ton per minggu. Lili juga memiliki 25 pegawai, kebanyakan dari warga setempat, termasuk penambahan karyawan musiman di masa-masa ramai.

Lili berharap usahanya dapat berkembang lebih jauh, dengan rencana untuk membangun tempat produksi yang lebih luas dan membuka peluang wisata kuliner berbasis UMKM di masa depan. Harapannya, usaha ini dapat berjalan lancar dan menarik perhatian wisatawan.

Baca Juga  Prabowo Bertemu Tokoh Agama dan Petinggi Parpol di Istana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *