DPR Mendorong ESG sebagai Syarat Investasi Sektor Strategis

[original_title]

Meritagehighlands.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong pengimplementasian prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai syarat utama dalam investasi di sektor-sektor strategis nasional. Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menekankan bahwa penerapan ESG seharusnya tidak sekadar menjadi pernyataan normatif, tetapi harus terlihat dalam kebijakan dan praktik operasional perusahaan.

Dalam diskusi panel pada acara “ESG Sustainability Forum 2026” yang berlangsung di Jakarta, Bambang menyebut bahwa kebutuhan investasi nasional mencapai 161 miliar dolar AS per tahun. Oleh karena itu, tata kelola yang baik dan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga kepercayaan investor. Ia menyoroti bahwa sektor-sektor seperti energi, pertambangan, utilitas publik, dan infrastruktur digital perlu menerapkan standar ESG yang sama, mengingat dampak besar terhadap lingkungan dan masyarakat.

Penerapan ESG yang konsisten diharapkan mampu mencegah risiko lingkungan dan sosial yang dapat menimbulkan biaya ekonomi jangka panjang. Bambang menjelaskan bahwa DPR memiliki peran strategis dalam pengawasan untuk memastikan kebijakan pemerintah sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Penegakan hukum dan kepastian dalam regulasi sangat penting agar implementasi ESG tidak menciptakan ketidakpastian dalam iklim investasi.

Lebih jauh, Bambang menegaskan pentingnya integrasi ESG dalam perencanaan bisnis dan pelaporan perusahaan agar dapat diukur secara konsisten. Implementasi yang efektif dapat meningkatkan daya saing Indonesia di mata investor global, yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan.

Sebelumnya, pemerintah berhasil menarik investasi dengan membangun kerangka kerja ESG sejak 2022, yang telah mengundang investasi sekitar 18,8 miliar dolar AS dalam sektor-sektor strategis seperti energi dan infrastruktur. Keterpaduan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan dianggap penting untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Baca Juga  Isak Mengaku Belum Paham Penyebab Penurunan Performa di Liverpool

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *