Praja IPDN Diminta Terapkan Ilmu untuk Pulihkan Aceh Tamiang

[original_title]

Meritagehighlands.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menerapkan ilmu pemerintahan dalam mendukung pemulihan di Aceh Tamiang. Penugasan ini berfokus pada misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah yang terdampak bencana, mengingat Aceh Tamiang adalah salah satu wilayah yang paling parah terkena dampak.

Dalam acara pelepasan praja IPDN di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu, 3 Desember 2025, Tito menekankan pentingnya kerjasama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kemendagri untuk menghidupkan kembali aktivitas pemerintahan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Bencana telah melanda seluruh kecamatan di Aceh Tamiang, dengan lebih dari 200 desa mengalami kerusakan signifikan. Saat ini, banyak kantor pemerintahan masih terendam lumpur, yang mengakibatkan terganggunya layanan administrasi dan kependudukan.

Mendagri menyebutkan bahwa penugasan praja IPDN ini adalah kehormatan sekaligus kebanggaan. Mereka yang terpilih mendapatkan kesempatan langka untuk terjun langsung dan menangani persoalan setelah bencana. Tito menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kuliah kerja nyata (KKN) yang telah dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran sebagai bahan penilaian akademik.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri dalam mengerahkan praja IPDN ke daerah terdampak. Ia mendorong agar sekolah kedinasan lainnya juga mengambil langkah serupa sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, seperti perhubungan untuk memantau dampak bencana terhadap infrastruktur transportasi.

Ini merupakan langkah penting dalam upaya pemulihan dan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik di Aceh Tamiang pascabencana.

Baca Juga  Arne Slot Hadapi Dilema Menarik di Sektor Serangan Liverpool

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *