Pemerintah Dorong Konservasi Terumbu Karang Lewat Utang

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pemerintah Indonesia sedang memperkuat upaya konservasi terumbu karang melalui skema pengalihan utang dengan Amerika Serikat senilai 35 juta dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp588 miliar. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat dana untuk konservasi ekosistem laut, yang sangat memerlukan dukungan finansial untuk efektivitas pelaksanaan program.

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani, menyatakan bahwa upaya pengalihan utang ini merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan perlindungan terumbu karang. Ia menekankan bahwa konservasi kelautan tak mungkin dilakukan tanpa dukungan dana yang memadai. Melalui pengalihan utang ini, pemerintah merencanakan pendanaan alternatif yang dapat digunakan untuk mendukung keberlanjutan sumber daya laut.

Data nasional menunjukkan bahwa terumbu karang di Indonesia, yang diperkirakan mencakup area seluas 2,5 juta hektare, tersebar di sejumlah daerah, termasuk Aceh, Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Namun, laporan menunjukkan bahwa sekitar 30-40 persen dari terumbu karang tersebut mengalami kerusakan. Dalam konteks ini, Ridho menekankan pentingnya pelestarian terumbu karang tidak hanya untuk kepentingan nasional, tetapi juga untuk kontribusinya dalam penyerapan karbon global.

Kesepakatan pengalihan utang tersebut diselesaikan pada tahun 2025 dan merupakan bagian dari Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) yang diluncurkan di Jakarta pada 27 Januari. Sebanyak 58 organisasi lokal akan meneruskan program perlindungan dan pengelolaan terumbu karang, mendukung upaya conservation di kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perlindungan ekosistem laut di tanah air.

Baca Juga  E-Recap Perlu Penguatan di Revisi UU Pemilu untuk Cegah Manipulasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *