Pemeriksaan Kades di Pati, KPK Selidiki Pemerasan Uang Sudewo

[original_title]

Meritagehighlands.com – KPK tengah menyelidiki dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Pati nonaktif, Sudewo, terkait proses pengisian jabatan calon perangkat desa. Dalam kasus ini, KPK telah memanggil tujuh Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Jaken sebagai saksi untuk memberikan keterangan mengenai prosedur pengisian jabatan tersebut.

Jubir KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa keterangan yang diberikan oleh Kades diperlukan untuk memahami praktik dalam proses pengisian jabatan. Penyidik juga menyelidiki dugaan praktik pengumpulan uang oleh para calon perangkat desa yang diduga diberikan kepada Sudewo dan pihak-pihak lainnya. Pengumpulan bukti dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan sedang dilakukan untuk memperkuat penyidikan.

Sejauh ini, KPK telah memeriksa enam Kades dan seorang ajudan dari Sudewo. Penyidik mencurigai adanya tarif pemerasan yang dilakukan oleh Sudewo, dengan tarif awal sebesar Rp 125-150 juta untuk calon perangkat desa. Namun, tarif tersebut diduga naik menjadi Rp 165-225 juta oleh para stafnya, sehingga berpotensi merugikan masyarakat setempat.

Dalam penyelidikan ini, KPK telah menyita total uang sebesar Rp 2,6 miliar yang terkait dengan kasus pemerasan ini. Sudewo ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, termasuk Kades dari desa-desa di sekitar Kecamatan Jaken.

KPK berkomitmen untuk melanjutkan analisis terhadap semua barang bukti yang diperoleh agar berkas penyidikan dapat segera dilengkapin dan dilimpahkan ke tahap penuntutan. Kasus ini mencerminkan upaya KPK dalam memberantas praktik korupsi dan menjaga integritas dalam pemerintahan daerah.

Baca Juga  Hentikan Kekerasan Terhadap Suara Kritis Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *