Indonesia Siap Beli Komoditi Pertanian AS Senilai Rp75,4 Triliun

[original_title]

Meritagehighlands.com – Indonesia dan Amerika Serikat memperkuat kerjasama dalam sektor pertanian melalui negosiasi perjanjian perdagangan resiprokal. Dalam upaya menyeimbangkan neraca perdagangan, Indonesia berencana untuk meningkatkan pembelian produk pertanian dari AS, yang diperkirakan mencapai nilai USD 4,5 miliar atau sekitar Rp 75,4 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa hal ini merupakan langkah strategis bagi para pengusaha Indonesia untuk memperluas perdagangan tidak hanya dalam komoditas pertanian, tetapi juga dalam sektor lainnya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan dengan Luke J. Lindberg, Under Secretary for Trade and Foreign Agricultural Affairs dari Departemen Pertanian AS, beserta delegasi eksportir produk pertanian, di Jakarta awal pekan ini.

Airlangga menyampaikan keyakinan bahwa perjanjian dagang ini akan membuka peluang investasi baru, menyiratkan pentingnya kehadiran modal serta teknologi AS di Indonesia. Nota kesepahaman antara kedua negara mencakup lima komoditas utama: kedelai, bungkil kedelai, gandum, kapas, dan jagung, yang menjadi bahan baku penting bagi industri domestik dan belum diproduksi secara lokal.

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang dibutuhkan oleh sektor industri Indonesia, serta untuk mengoptimalkan potensi perdagangan bilateral yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara. Pemerintah Indonesia terus berupaya menjalin kerjasama yang lebih kuat dengan mitra perdagangan internasional guna meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Baca Juga  Prabowo: Pejabat Dilarang Mencari Keuntungan dalam Bencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *