Berhala Berbicara, Ungkap Kebenaran Nabi Muhammad SAW

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kisah menarik menyoroti fenomena berhala yang dapat berbicara sebelum datangnya Nabi Muhammad SAW. Dalam sejarah Arab pra-Islam, berhala dibuat dari berbagai bahan, termasuk batu, kayu, serta logam berharga seperti emas dan perak. Menariknya, terdapat riwayat menyebutkan bahwa pada zaman Nabi, berhala tersebut berbicara dan mengumumkan kedatangan sang Nabi.

Menurut hadis yang diriwayatkan Imam Al-Bukhari, penggunaan berhala sebagai sesembahan awal kali terjadi pada masa Nabi Nuh, ketika masyarakat melukis patung-patung dengan mengabadikan nama orang-orang saleh. Berhala-berhala yang ada sebelum Islam dipuja oleh masyarakat dengan pengharapan mendapatkan berkah.

Riwayat dari Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury dalam kitab Al-Mawa’izh Al-‘Usfuriyah, mengisahkan pertemuan seorang lelaki bernama Ghossan bin Malik Al-Amiri dengan Rasulullah. Lelaki itu meminta untuk menunjukkan wahyu Tuhan atau perintah dari berhalanya. Rasulullah, dengan penuh percaya diri, menawarkan ajaran Islam yang diwahyukan.

Ghossan memaparkan bahwa berhalanya pernah bersuara, menyatakan, “Islam telah datang,” saat ada seorang penduduk yang ingin menyembelih kurban. Suara tersebut mengajarkan bahwa berhala adalah kebatilan dan menegaskan pentingnya hak-hak serta ikatan keluarga dalam Islam.

Kisah ini tidak hanya menunjukkan misteri di sekitar pemujaan berhala, tetapi juga semakin menguatkan ajaran Islam yang mengedepankan keesaan Tuhan dan nilai-nilai moral yang tinggi. Dengan informasi ini, dapat dipahami bahwa pergeseran kepercayaan dalam masyarakat Arab sangat dipengaruhi oleh ajaran Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga  Risiko Tinggi DPK di Bank Besar Menjadi Peringatan Ekonom NEXT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *