Pemprov DKI Pertahankan Fungsi CFD Saat Event Lari berlangsung

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk menjaga agar ajang lari yang diadakan pada akhir pekan tidak mengganggu fungsi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) sebagai ruang publik untuk kegiatan olahraga dan rekreasi. Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menyatakan kepada wartawan bahwa CFD tetap menjadi prioritas sebagai ruang publik setiap Minggu, meskipun ada penyelenggaraan kegiatan lari seperti JEKATE Running.

Chico menjelaskan bahwa setiap penyelenggaraan pertandingan lari harus melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, yang mencakup izin penggunaan ruas jalan, rekayasa lalu lintas, serta sterilisasi rute. Penataan ini dianggap penting agar olahraga dapat berlangsung dengan nyaman tanpa mengganggu mobilitas warga dan aktivitas harian masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tidak ada pembatasan ketat terhadap penyelenggaraan ajang lari di kawasan CFD, namun setiap kegiatan harus dikoordinasikan dengan baik untuk mengurangi dampak terhadap masyarakat dan transportasi publik. “Intinya, keduanya bisa berjalan beriringan selama pengaturannya terkoordinasi dengan baik,” ucapnya.

Pemprov DKI juga mempertimbangkan untuk mengalihkan lokasi CFD dari ruas utama seperti Sudirman-Thamrin atau Rasuna Said ke lokasi lain di wilayah administrasi kota saat ada ajang berskala besar, seperti yang pernah dilakukan pada Jakarta Running Festival. Melalui langkah ini, Pemprov DKI berusaha mendorong kegiatan olahraga yang sehat sekaligus memastikan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Baca Juga  Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi Tampilkan Konsep Cahaya Malam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *