Polisi Amankan Barang Bukti Kasus Hafalan Qur’an Terkait Miras

[original_title]

Meritagehighlands.com – Polisi saat ini tengah menyelidiki dugaan penistaan agama yang terjadi dalam sebuah tantangan hafalan Al-Qur’an yang berhubungan dengan minuman keras pada festival musik “The Sounds Project” di Ancol, Jakarta Utara. Insiden tersebut mulai mencuat setelah rekaman video viral di media sosial menunjukkan pengunjung yang ditantang untuk menghafal surah Ad-Dhuha di sebuah booth minuman beralkohol.

Iptu Maryati Jonggi Siregar dari Polres Metro Jakarta Utara menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang mengumpulkan barang bukti, termasuk video yang beredar. “Kami masih melakukan penyelidikan dan klarifikasi kepada semua pihak terkait,” ungkapnya. Dalam hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melaporkan masalah tersebut ke kepolisian. Pelaporan dibuat oleh MUI Kecamatan Pademangan.

Rekaman insiden itu menunjukkan tantangan yang memberikan hadiah satu botol minuman beralkohol bagi pengunjung yang berhasil menghafal. Aksi ini menuai berbagai reaksi protes dari masyarakat. Pihak penyelenggara festival, The Sounds Project, juga menyatakan kekecewaannya mengenai kejadian ini. Mereka menegaskan bahwa perilaku tersebut tidak memiliki izin dari mereka dan menghargai nilai-nilai agama serta budaya.

Sementara itu, Direktur Newport, Handoko Sasongko, mengeluarkan permohonan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa aktivitas itu bukan bagian dari program mereka. Dia juga mengakui keterbatasan dalam pengawasan pada acara tersebut dan berkomitmen untuk memperbaiki pengawasan di masa mendatang. Penyelenggara acara dan pihak sponsor berencana untuk menindaklanjuti kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga  BMKG: Hujan Masih Berpotensi di Sumatera Utara pada Jumat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *