Pria Madiun Diduga Melarikan Diri Saat Tur di Korsel

[original_title]

Meritagehighlands.com – Seorang peserta tur asal Madiun, Femas (22), diduga kabur saat mengikuti open trip ke Korea Selatan. Peristiwa ini terjadi setelah Femas meminta izin untuk mencari sepatu di Myeongdong, Seoul, pada malam pertama perjalanan, 28 Juni 2026.

Menurut informasi dari Marketing Manager Berani Backpacker, Wiky, rombongan tersebut berangkat dari Jakarta pada tanggal 27 Juni 2026. Setelah selesai dengan agenda tur, peserta diberikan waktu bebas, yang dimanfaatkan Femas untuk berjalan-jalan. Ia berpamitan kepada rekan-rekannya dengan alasan ingin mencari sepatu, namun tidak kembali ke hotel hingga pagi hari.

Wiky menjelaskan bahwa Femas berada dalam satu kamar dengan tour leader (TL). Setelah TL kembali ke hotel, ia sempat mengirim pesan kepada Femas agar segera masuk ke kamar. Meski ditunggu hingga pagi, Femas tidak kunjung pulang. Pesan WhatsApp yang dikirim tidak pernah dibalas, meskipun status pesan berubah dari centang satu menjadi centang dua.

Awalnya, pihak agensi travel mengira Femas mengalami kesulitan atau tersesat. Tim tour leader bahkan menyisir area terakhir tempat Femas berpamitan dan berusaha menghubunginya. Namun, pada hari keempat, tim lokal membuat laporan kepada polisi setempat, yang ditolak karena tidak ada unsur tindak pidana. Polisi mengategorikan Femas sebagai orang yang memisahkan diri secara sadar.

Kejadian ini menyoroti tantangan yang dapat dihadapi oleh peserta tur, terutama dalam hal komunikasi dan keselamatan dalam perjalanan. Situasi seperti ini menjadi penting untuk diperhatikan bagi penyelenggara tur di masa mendatang.

Baca Juga  Persis Ajak Berbagai Pihak Utamakan Kemaslahatan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *