Kemenhub Fokuskan Penggunaan SAF di Bandara Soetta dan Ngurah Rai

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengumumkan penerapan sustainable aviation fuel (SAF) atau bioavtur dengan campuran 1 persen akan dimulai pada tahun 2027. Fokus awal akan tertuju pada penerbangan internasional yang menggunakan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara dari Ditjen Perhubungan Udara, Sokhib Al Rokhman, menjelaskan bahwa implementasi SAF akan dilaksanakan secara bertahap, bergantung pada kesiapan pasokan yang berasal dari PT Pertamina. Saat ini, Pertamina sedang mempersiapkan kapasitas produksi di berbagai kilang nasional. Sampai saat ini, penerapan awal ini merupakan langkah evaluasi sebelum diperluas ke bandara lain.

Penerapan SAF dengan campuran 1 persen dirancang untuk memastikan keselamatan dan efektivitas operasional penerbangan sesuai dengan standar internasional. Sokhib menambahkan bahwa meskipun beberapa negara lain telah menggunakan campuran SAF yang lebih tinggi, Indonesia memilih pendekatan bertahap untuk menguji kelayakan teknologi ini.

Uji coba penggunaan SAF telah dilakukan melalui penerbangan pesawat Airbus A320 pada rute Jakarta-Denpasar dalam kurun waktu Agustus hingga Desember 2025, dengan hasil yang menunjukkan bahwa penggunaan bahan bakar ini aman. Seluruh pengujian mesin dilakukan di Garuda Maintenance Facility, dan tidak ditemukan masalah teknis selama enam bulan operasional.

Kementerian Perhubungan menargetkan peningkatan penggunaan SAF secara bertahap hingga mencapai 30 hingga 50 persen pada tahun 2060, sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi emisi sektor penerbangan. Setelah penerapan awal, pemerintah akan melakukan evaluasi komprehensif sebelum mempertimbangkan peningkatan kadar SAF di masa mendatang.

Baca Juga  Polisi Amankan 1.240 Tersangka Demo Ricuh dari Berbagai Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *