Andra Soni Desak SPMB Banten Terbuka dan Diawasi Ketat

[original_title]

Meritagehighlands.com – Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan pentingnya pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Provinsi Banten dilakukan dengan prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas. Ia mengingatkan bahwa ada kemungkinan munculnya pihak yang berusaha mempengaruhi hasil seleksi secara tidak sah. Pernyataan ini disampaikan saat acara di Kota Tangerang pada Selasa, 26 Mei 2026.

Menurut Andra Soni, proses SPMB harus mematuhi peraturan yang ada dan tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun yang dapat mencederai proses penerimaan peserta didik baru. “SPMB harus dilaksanakan secara fair, terbuka, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa setiap tahapan pelaksanaan SPMB menjadi sorotan masyarakat, dan oleh karena itu, semua pihak diminta untuk menjaga integritas serta transparansi dalam proses tersebut. Andra Soni mengingatkan bahwa sepanjang pelaksanaan SPMB, sering kali terdapat oknum yang berusaha mendorong kepentingan pribadi.

Lebih jauh, Gubernur menjelaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan hak pendidikan anak-anak di Provinsi Banten terpenuhi dengan merata. “Kita memperjuangkan hak semua warga Banten untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak,” jelasnya.

Meskipun Andra Soni mengakui jumlah sekolah negeri di Banten masih terbatas, ia menyatakan Pemprov Banten sedang berupaya meningkatkan akses pendidikan. Salah satu langkah yang diambil adalah mengoptimalkan Program Sekolah Gratis untuk mendukung akses pendidikan bagi masyarakat.

Andra Soni juga menginstruksikan Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Kantor Cabang Dinas (KCD) untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan SPMB. “Koordinasi dan evaluasi harus dilakukan untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang adil dan merata,” tegasnya.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu Larang PHK PPPK Demi Efisiensi Kerja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *