Trump: ‘Waktu Hampir Habis’ Setelah Iran Tolak Negosiasi

[original_title]

Meritagehighlands.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan peringatan bahwa waktu semakin mendesak bagi Iran untuk menghindari intervensi militer AS. Peringatan ini disampaikan setelah Iran menolak untuk memulai negosiasi baru di tengah ketegangan yang meningkat antara kedua negara. Dalam pernyataannya pada Rabu, 28 Januari 2026, Trump menegaskan kemungkinan serangan terhadap Iran masih tetap ada, merujuk pada reaksi AS terhadap protes yang terjadi di negara tersebut.

Ketegangan antara Iran dan AS semakin memanas setelah perang selama 12 hari antara Iran dan Israel, yang mana AS memberikan dukungan kepada Israel. Trump menyatakan harapannya agar Iran segera datang ke meja perundingan untuk mencapai kesepakatan yang adil, terutama mengenai program nuklir negara tersebut. Ia menyebutkan bahwa waktu bagi Iran untuk bernegosiasi mendekati akhir dan pernyataan ini menunjukkan urgensi kondisi saat ini.

Trump juga mengingatkan bahwa serangan mendatang akan lebih besar dibandingkan dengan serangan sebelumnya yang menyebabkan “kehancuran besar” di Iran, menyusul serangan yang dilancarkan AS atas target-target nuklir Iran. Sementara itu, pemerintah Iran membantah klaim Trump mengenai ajakan untuk bernegosiasi. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa tidak ada kontak yang dilakukan dengan utusan Trump, Steve Witkoff, dalam beberapa hari terakhir.

Dengan latar belakang meningkatnya ketegangan dan kemungkinan serangan AS, situasi antara kedua negara tampaknya semakin rumit, menandakan perlunya dialog untuk menghindari peningkatan konflik lebih lanjut.

Baca Juga  Polda Kalsel Siapkan Laboratorium Forensik untuk Proses Penyidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *