Purbaya Tegaskan Penanganan Serius Aduan Pengusaha

[original_title]

Meritagehighlands.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru saja menggelar sidang kedua terkait hambatan investasi atau debottlenecking, dengan tujuan untuk menangani aduan yang diajukan oleh pengusaha di Indonesia. Acara ini berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Senin, 26 Januari 2026.

Dalam pernyataannya, Purbaya mengajak para pelapor untuk tidak ragu melaporkan berbagai kendala yang mereka hadapi dalam berbisnis. “Kami sedang berusaha serius memperbaiki iklim investasi di Indonesia,” ujarnya. Pada sidang kali ini, terdapat dua aduan utama yang dibahas. Aduan pertama datang dari Indonesian National Shipowners Association (INSA) terkait penerapan pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai atas kapal asing yang beroperasi di perairan Indonesia. Menanggapi ini, Purbaya menyatakan Kementerian Perhubungan akan memperbaiki regulasi yang ada dan memberikan perkembangan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan.

Aduan kedua berasal dari CV Sumber Pangan yang menyangkut perbedaan kode HS PIR Sandwich Panel, suatu material konstruksi modern yang diimpor. Hingga 26 Januari, Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) telah menerima total 63 laporan, di mana 52 laporan sedang dalam proses penyelesaian, empat di antaranya sudah selesai, dan tujuh laporan dikembalikan untuk perbaikan.

Isu-isu yang dilaporkan berkaitan dengan berbagai aspek seperti perizinan berusaha, pendanaan, energi, serta penegakan hukum. Purbaya menegaskan bahwa setiap hasil rapat akan terus dipantau, dan pihaknya berkomitmen untuk memastikan proses tersebut berjalan dengan baik. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani isu-isu besar demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik di Indonesia.

Baca Juga  Bill Gates Keluar dari Daftar 10 Orang Terkaya Dunia akibat Krisis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *