Pencarian Berakhir, Anak Pelatih Valencia Masih Hilang

[original_title]

Meritagehighlands.com – Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, telah resmi ditutup. Penutupan ini diumumkan pada pukul 12.00 Wita pada hari Jumat, 9 Januari 2026, oleh Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, yang bertindak sebagai koordinator misi pencarian.

Insiden tenggelamnya kapal ini terjadi pada malam hari tanggal 26 Desember 2025, di Selat Pulau Padar, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo. Dalam kecelakaan tersebut, Fernando, yang merupakan anak pelatih tim sepak bola Valencia CF, serta tiga anaknya menjadi korban. Dari total empat korban, tiga jenazah telah ditemukan; yaitu Fernando dan dua anaknya yang berusia 12 dan 10 tahun.

Jenazah Fernando ditemukan pada 4 Januari, sementara putranya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa mengapung di sekitar perairan Pulau Rinca dan Pulau Serai. Sedangkan satu lagi anak laki-laki Fernando ditemukan di dalam bangkai kapal yang mereka tumpangi pada 6 Januari di Pantai Pede, Pulau Komodo, sejauh 14 kilometer dari titik tenggelamnya kapal. Istri Fernando dan anak bungsunya selamat dari insiden tragis tersebut.

Keputusan untuk menghentikan pencarian ini diambil setelah upaya selama 14 hari tanpa menemukan satu lagi korban yang belum ditemukan. Proses pencarian dan penyelamatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan SAR Nasional, yang bekerja keras untuk mencari dan menghimpun informasi selama operasi tersebut.

Baca Juga  Israel Serang Lebanon Selatan, Komandan Hizbullah Tewas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *