Saham DADA Melonjak, Antrean Pembelian Capai 4 Juta Lot

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pergerakan saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menunjukkan lonjakan yang signifikan pada perdagangan sesi I Rabu, 7 Januari 2026. Saham yang telah menetap lama di level terendah Rp50, tiba-tiba menghentak naik 34% hingga mencapai batas Auto Reject Atas (ARA) di Rp67 per saham.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) per pukul 10.30 WIB mencatat volume transaksi mencapai 2,39 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp144,91 miliar. Antrean beli mencapai lebih dari 4 juta lot di harga Rp67, sementara sisi jual terlihat kosong. Fenomena ini banyak dipicu oleh sentimen irasional yang berkembang di media sosial, daripada dasar fundamental yang kuat.

Lonjakan harga ini diiringi dengan beredarnya rumor dari komunitas saham. Seorang individu bernama Yudo Achilles Sadewa, yang mengaku sebagai putra pejabat tinggi negara, mengklaim bahwa ia bermimpi saham DADA akan melonjak tinggi, menambahkan faktor psikologis yang memicu ketakutan ketinggalan atau FOMO di kalangan investor ritel. Investor diingatkan untuk tetap berhati-hati, mengingat volatilitas yang tinggi dari saham ini.

Analis pasar menyatakan bahwa DADA memiliki catatan volatilitas yang besar. Pada tahun 2025, saham ini pernah mengalami lonjakan dan kemudian kembali jatuh. Selain itu, terdapat penurunan porsi kepemilikan oleh pengendali utama, PT Karya Permata Inovasi Indonesia, yang kini hanya memiliki sekitar 29,6%. Sekitar 70% saham kini dikuasai publik, menjadikan pergerakan harga sangat rentan terhadap spekulasi pasar.

Hingga berita ini disampaikan, manajemen PT Diamond Citra Propertindo Tbk belum memberikan pernyataan resmi mengenai situasi volatilitas yang terjadi.

Baca Juga  Pemerintah Luncurkan Program Magang Nasional Mulai 15 Oktober

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *