Site icon meritagehighlands.com

YLKI Dorong DPR Panggil Pertamina dan ESDM Terkait Antrean BBM

[original_title]

Meritagehighlands.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak DPR RI untuk memanggil PT Pertamina Patra Niaga dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Makassar, Sulawesi Selatan. Sekretaris Eksekutif YLKI, Rio Priambodo, menyampaikan kebutuhan mendesak untuk mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai situasi ini, yang dinilai sebagai masalah serius bagi konsumen.

Rio menekankan bahwa pasokan BBM merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya tidak dibiarkan tanpa kejelasan. Ia meminta informasi yang transparan, termasuk data mengenai kondisi pasokan dan distribusi BBM dalam rangka memastikan ketersediaan di lapangan. Menurutnya, jika stok BBM dinyatakan aman, hal tersebut harus disampaikan dengan dukungan data yang jelas.

YLKI juga mengingatkan bahwa kesulitan masyarakat dalam mendapatkan BBM dapat memicu dampak luas, mengganggu berbagai sektor seperti transportasi, kesehatan, dan pendidikan. Rio berpendapat bahwa tidak seharusnya alasan panic buying dijadikan satu-satunya penjelasan untuk antrean panjang. Ia menegaskan bahwa masyarakat memerlukan kepastian mengenai pasokan dan distribusi yang dapat diakses dengan mudah.

Sebagai langkah antisipasi, YLKI meminta tindakan tegas terhadap praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM subsidi, yang dipercaya merugikan konsumen. Organisasi ini juga membuka saluran pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan terkait kelangkaan atau pelayanan di SPBU. Pengaduan tersebut diharapkan dapat menjadi alat advokasi untuk mendorong keadilan dalam distribusi energi bagi seluruh masyarakat.

Exit mobile version