Site icon meritagehighlands.com

Waspada Asap Karhutla: Risiko Serius bagi Ibu Hamil dan Janin

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda berbagai daerah di Indonesia kini menjadi perhatian serius, terutama bagi kesehatan ibu hamil dan janin. Asap yang dihasilkan dari kebakaran ini diketahui mengandung partikel halus dan karbon monoksida, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Emir Fakhrudin, menjelaskan bahwa paparan asap karhutla berisiko mengganggu suplai oksigen yang diperlukan oleh janin. Partikel halus dalam asap dapat merusak sel-sel tubuh, sementara karbon monoksida memiliki kecenderungan untuk mengikat hemoglobin dalam darah lebih kuat ketimbang oksigen. Akibatnya, kemampuan darah membawa oksigen ke jaringan tubuh berkurang, yang berpotensi membahayakan kondisi kehamilan.

Dampak tidak langsung dari paparan polusi udara adalah meningkatnya risiko kelahiran prematur, yakni bayi yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu. Selain itu, bayi juga berisiko dilahirkan dengan berat badan rendah, yaitu kurang dari 2.500 gram.

Melihat potensi dampak serius ini, dr. Emir merekomendasikan agar ibu hamil yang tinggal di wilayah terdampak karhutla membatasi aktivitas di luar rumah. Jika harus keluar, penggunaan masker jenis N95 atau KN95 sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko paparan asap.

Sebagai langkah pencegahan, sangat penting bagi calon ibu untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Dengan memahami risiko yang ada, diharapkan ibu hamil dapat mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi kesehatan diri dan janin.

Exit mobile version