Site icon meritagehighlands.com

Wabup Trenggalek Sambut Kirab Kerbau Awali Tradisi Nyadran

[original_title]

Meritagehighlands.com – Tradisi Nyadran Dam Bagong di Trenggalek, Jawa Timur, kembali dihelat dengan meriah pada Kamis lalu. Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, menerima Kirab Kerbau yang menjadi bagian awal dari acara yang dilaksanakan secara turun-temurun ini. Tradisi ini dipandang sebagai ungkapan rasa syukur para petani yang bergantung pada aliran Sungai Bagongan untuk irigasi pertanian.

Dalam prosesi ini, Wabup Syah tidak hanya menerima kirab kerbau tetapi juga menyerahkan perlengkapan penyembelihan kepada petugas yang telah ditunjuk. Setelah itu, kerbau dibawa menuju lokasi Nyadran Dam Bagong untuk menjalani ritual penjamasan, yang merupakan prosesi penyucian. “Alhamdulillah, tradisi ini masih bisa dilaksanakan setiap tahun. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus melestarikan budaya sekaligus mendukung perekonomian masyarakat sekitar,” ungkap Syah.

Lurah Ngantru, Bambang Wusprapto, menjelaskan bahwa rangkaian acara diawali dengan Kirab Mahesa dari pendopo kabupaten menuju kompleks Makam Menak Sopal. Setelah kirab, dilanjutkan dengan prosesi jamasan dan penyembelihan kerbau.

Acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan wayang kulit pada malam hari, dan ceremonial pelemparan kepala, kulit, dan kaki kerbau ke kawasan Dam Bagong pada keesokan harinya. Daging kerbau yang disembelih dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol kebersamaan. “Kami berharap tradisi ini akan terus lestari tanpa menghilangkan adat yang telah diwariskan turun-temurun,” tutup Bambang. Dengan demikian, Nyadran Dam Bagong bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga upaya kolektif untuk menjaga identitas budaya serta memperkuat ikatan komunitas di Kabupaten Trenggalek.

Exit mobile version