Site icon meritagehighlands.com

Taiwan Siap Menghadapi Ancaman: Investasi Rp666 Triliun untuk Senjata

[original_title]

Meritagehighlands.com – Taiwan mengumumkan anggaran pertahanan sebesar 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp666 triliun dalam usaha untuk menghadapi potensi invasi China. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Taiwan, William Lai Ching-te, yang menekankan pentingnya inovasi dan teknologi dalam membangun kekuatan militer pulau tersebut.

Anggaran ini akan dialokasikan selama delapan tahun ke depan dan bertujuan agar militer Taiwan mencapai kesiapan tempur “tingkat tinggi” pada tahun 2027. Hal ini bersamaan dengan peningkatan kekhawatiran terhadap agresi China, yang telah lama mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan mengancam akan menggunakan kekuatan untuk merebut kembali kendali atas pulau tersebut.

Sejak awal dekade terakhir, Taiwan telah berupaya meningkatkan pengeluaran pertahanannya, didorong antara lain oleh kebijakan pemerintahan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mendorong Taiwan untuk memperkuat pertahanan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi serangan dari China. William Lai menegaskan bahwa tujuan utama dari rencana ini adalah untuk membangun kapasitas pertahanan yang dapat melindungi Taiwan yang berdemokrasi secara permanen.

Pengumuman ini juga muncul di tengah ketegangan diplomatik yang sedang meningkat antara Jepang dan China, setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan bahwa Jepang mungkin akan melakukan intervensi militer untuk mempertahankan Taiwan jika terjadi serangan. Dalam kesempatan terpisah, utusan utama AS di Taiwan, Raymond Greene, menyambut baik rencana belanja tersebut dan menyerukan agar para pemimpin politik di Taiwan dapat bersatu dalam memperkuat pertahanan.

Exit mobile version