Site icon meritagehighlands.com

Surya Paloh Percaya Nilai Tukar Rupiah Akan Menguat Setelah Pidato

[original_title]

Meritagehighlands.com – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menyatakan keyakinannya bahwa nilai tukar rupiah akan menguat menyusul pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk Tahun Anggaran 2027. Hal ini diungkapkan Surya saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu.

Surya menjelaskan bahwa optimisme adalah modal utama yang harus dijaga bersama oleh publik. Ia menekankan bahwa pidato Presiden Prabowo mengedepankan semangat patriotisme dan menyoroti pentingnya berpegang pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 tentang sistem perekonomian nasional. Dia juga menegaskan perlunya dukungan komitmen dalam kebijakan ekonomi makro dan fiskal.

Dalam KEM-PPKF 2027, pemerintah menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada dalam kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500. Presiden Prabowo menyampaikan, strategi fiskal dan moneter harus mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupee dibandingkan mata uang global, terutama mengingat tekanan pada mata uang domestik yang sempat merosot ke level Rp17.706 per dolar AS pada pertengahan Mei 2026.

Pemerintah berupaya mengendalikan laju inflasi domestik dalam kisaran 1,5 hingga 3,5 persen untuk mendukung stabilitas daya beli dan nilai tukar. Target nilai tukar tersebut merupakan bagian dari indikator makro fiskal lainnya, termasuk suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun yang diproyeksikan bergerak di rentang 6,5 hingga 7,3 persen.

Secara keseluruhan, langkah-langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi rupiah di pasar internasional dan menciptakan kondisi ekonomi yang lebih stabil bagi masyarakat.

Exit mobile version