Meritagehighlands.com – Pengosongan lahan di kawasan Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, dijadwalkan berlangsung hari ini. Dalam rangka menyambut eksekusi tersebut, kawasan hotel telah dipenuhi dengan spanduk penolakan dan kawat berduri yang terpasang di berbagai titik.
Dilaporkan, kawat berduri terlihat menghiasi area depan dan belakang Hotel Sultan, sementara spanduk yang menyuarakan penolakan terhadap eksekusi juga terpampang jelas. Semua pintu masuk ke kawasan hotel, baik dari sisi depan maupun belakang, ditutup rapat, dengan hanya personel pengamanan hotel yang diizinkan masuk.
Pemerintah telah menyiapkan 3.161 personel yang dikerahkan untuk memastikan pelaksanaan eksekusi lahan tersebut berjalan sesuai rencana. Pengamanan ketat ini bertujuan untuk mencegah kerusuhan dan memastikan keselamatan selama proses berlangsung.
Eksekusi lahan ini menjadi sorotan publik lantaran melibatkan aset yang telah lama menjadi bagian dari kawasan tersebut. Penanganan dan prosedur eksekusi ini diharapkan dapat berlangsung tanpa adanya insiden signifikan. Otoritas terkait menghimbau agar semua pihak menghormati proses hukum yang berlangsung.
Saat ini, ketegangan mulai terasa di sekitar kawasan hotel, di mana para warga dan pendukung penolakan mencurahkan aspirasi mereka melalui spanduk dan simbol penolakan lainnya. Masyarakat berharap agar suara mereka diperhatikan oleh pihak berwenang dalam proses pengosongan lahan yang berlangsung hari ini.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/06/jelang-eksekusi-spanduk-penolakan-dan-kawat-berduri-terpasang-di-sekitar-hotel-sultan-xer.jpg)