Meritagehighlands.com – Immanuel Ebenezer, yang lebih dikenal sebagai Noel, terlibat dalam sebuah momen haru ketika putrinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar hadir di ruang sidang pada Kamis, 7 Mei 2026. Kehadiran anak Noel menjadi sorotan ketika hakim meminta agar ia meninggalkan ruang sidang guna menjaga psikologis dan mentalnya.
Ketua Majelis Hakim, Nur Sari Baktiana, memberikan kesempatan kepada putri Noel untuk bertemu dengan ayahnya sebelum persidangan ditutup, sebagai bentuk perhatian pada kondisi emosional anak tersebut. Hakim mengatakan, “Sebelum ditutup karena tadi ada anak terdakwa yang masih sekolah, biarkan ketemu sebentar. Kita jaga psikologis dan mental anak terdakwa juga.”
Dalam proses hukum ini, Noel menghadapi serangkaian tuduhan yang menyebabkan situasi mendebarkan bagi keluarganya. Hakim memberikan izin untuk pertemuan singkat dengan alasan menjaga kesejahteraan mental putrinya, yang tampak mengharapkan kehadiran ayahnya dalam momen sulit ini.
Kasus ini mencerminkan dampak emosional yang terjadi pada keluarga terdakwa dalam proses peradilan. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang hening, di mana Noel berusaha memberikan dukungan kepada putrinya di tengah situasi menegangkan.
Kehadiran hakim yang peduli pada kondisi psikologis anak menunjukkan komitmen sistem peradilan untuk memperhatikan dampak emosional dari proses hukum, terutama bagi mereka yang masih belia. Sidang ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap anak di segala aspek, termasuk dalam konteks hukum.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/05/momen-haru-noel-peluk-dan-cium-putrinya-usai-sidang-semoga-ikuti-bapaknya-jadi-pejuang-bof.jpg)