Meritagehighlands.com – Film horor “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” menarik perhatian publik, terutama berkat keterlibatan aktor Reza Rahadian. Dalam acara pratayang di Jakarta, Reza mengungkapkan ketertarikan mendalamnya terhadap film ini, yang tidak hanya menghadirkan unsur horor, tetapi juga menggambarkan relasi kuasa di masyarakat.
Reza menjelaskan, cerita film ini berfokus pada dinamika antara seorang Lurah yang represif serta seorang anak muda yang berjuang untuk hak-haknya. “Dia berusaha berjuang bersama Suzzanna, yang memiliki nilai-nilai yang sama,” ujar Reza. Keterlibatan aktor ini dalam proyek tersebut sebenarnya sudah diharapkan sejak awal rencana film “Suzzanna” yang direborn.
Film ini menandai kembalinya Reza bekerja sama dengan rumah produksi Soraya Intercine Films setelah lebih dari satu dekade. “Saya sudah ingin terlibat sejak awal, dan akhirnya bisa bergabung di proyek ini setelah beberapa kali dijodohkan,” katanya. Melalui film ini, ia merasakan relevansi dari konflik yang ditampilkan, dimana latar belakang emosional karakter dapat mempengaruhi pilihan yang diambil mereka.
Cerita film “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” mengisahkan Suzzanna, yang dicintai oleh Bisman, penguasa desa yang kejam. Setelah ayahnya disantet dan tewas, Suzzanna pun mempelajari ilmu santet. Dilema muncul saat ia jatuh cinta pada Pramuja yang dimainkan oleh Reza, memaksanya untuk memilih antara cinta atau dendam.
Dibintangi juga oleh Luna Maya, Nai Djenar Maisa Ayu, dan artis lain, film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/03/2eec58df-090c-4fb2-8fc2-a610540f5360.jpeg)