Site icon meritagehighlands.com

Pemprov Kaltim Tindak Lanjut Lonjakan Harga Beras di Mahulu

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melakukan intervensi terhadap lonjakan harga beras medium yang mencapai Rp19.000 per kilogram di Kabupaten Mahakam Ulu. Sebagai upaya menjaga stabilitas pangan, pemerintah menyalurkan 52.425 kilogram beras cadangan pangan daerah (CPPD).

Pimpinan Perum BULOG Wilayah Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, menjelaskan bahwa harga beras medium di wilayah tersebut kini berkisar antara Rp17.000 hingga Rp19.000 per kilogram, yang jauh melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp14.000 per kilogram. Intervensi ini dilakukan untuk memastikan pasokan dan harga pangan tetap terjaga, terutama di dua kecamatan terdampak, yaitu Long Apari dan Long Pahangai.

Musazdin mengatakan, beras yang disalurkan ini berasal dari Gudang BULOG Cabang Samarinda dan dikemas dalam 10.485 paket berukuran 5 kilogram. Alokasi untuk Kecamatan Long Apari mencapai 23.350 kilogram, sedangkan Kecamatan Long Pahangai mendapat 29.075 kilogram.

Lebih jauh, Musazdin menegaskan bahwa penyaluran ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Dalam pengkoordinasian langkah ini, Staf Ahli Gubernur Kaltim, Puguh Harjanto, menyoroti tantangan yang dihadapi akibat kondisi kemarau yang berkepanjangan sejak Juni. Kedua kuantum beras awal CPPD adalah 392.245 kilogram, kini tersisa 339.820 kilogram setelah distribusi ke Mahakam Ulu.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi tekanan harga dan meningkatkan ketersediaan beras di daerah tersebut. Pemerintah juga mendistribusikan bantuan pangan tambahan sebesar 115,47 ton, di mana 80,55 ton telah terealisasi. Penyaluran bantuan ini dikhususkan untuk masyarakat yang membutuhkan, dalam rangka menjaga inflasi dan stabilitas harga pangan di Kalimantan Timur.

Exit mobile version