Meritagehighlands.com – Wacana pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak, Bogor, mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda. Ia menilai bahwa rencana tersebut perlu dikaji mendalam, terutama jika kereta gantung diusulkan sebagai moda transportasi publik. Menurut Huda, keberadaan kereta gantung tanpa integrasi dengan sistem transportasi lain tidak akan efektif dalam mengatasi kemacetan yang sering melanda Puncak.
Dalam keterangan kepada wartawan, Huda menyampaikan bahwa kereta gantung dapat berfungsi sebagai dukungan bagi pengembangan pariwisata di Puncak. Namun, jika tujuan utama pembangunannya adalah untuk transportasi publik, perencanaan yang matang dan rekayasa yang cermat sangat dibutuhkan. “Jika rencananya untuk pengembangan wisata, itu sangat dibutuhkan. Namun, untuk transportasi publik, banyak hal yang perlu dipersiapkan,” katanya.
Huda juga menegaskan pentingnya integrasi kereta gantung dengan berbagai moda transportasi lain. Ia menilai bahwa pembangunan yang bersifat mandiri tidak akan memberikan solusi signifikan terhadap kemacetan di Puncak. “Kereta gantung harus menjadi bagian dari sistem transportasi yang lebih luas,” tambahnya, menekankan perlunya kolaborasi dengan banyak pihak.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor mengusulkan pembangunan kereta gantung sebagai alternatif transportasi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Puncak. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengungkapkan bahwa pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan memberikan pilihan transportasi lain bagi masyarakat dan wisatawan. Selain itu, kereta gantung direncanakan terintegrasi dengan layanan bus listrik yang akan menghubungkan Stadion Pakansari hingga Puncak.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/08/wakil-ketua-komisi-v-dpr-syaiful-huda-1772709087899_169.jpeg)