Meritagehighlands.com – Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick, mengakui kunjungannya bersama keluarga ke pulau pribadi milik Jeffrey Epstein di Karibia pada tahun 2012. Pengakuan ini muncul saat sidang komite kongres pada Selasa lalu, di tengah rilis dokumen-dokumen terbaru mengenai Epstein.
Lutnick menjelaskan bahwa kunjungan tersebut berlangsung singkat selama liburan keluarga di kapal. “Saya memang makan siang bersamanya. Istri dan keempat anak saya serta pengasuh juga ikut. Kami hanya di sana selama satu jam,” ujar Lutnick. Meskipun saat itu ia mengaku tidak ingat alasannya mengunjungi pulau tersebut, pernyataan ini mengundang perhatian karena berbeda dengan klaim sebelumnya, di mana ia menyatakan telah memutus kontak dengan Epstein setelah pertemuan “menjijikkan” pada 2005.
Pengakuan tersebut memicu kritik, terutama dari Senator Demokrat Chris Van Hollen, yang menilai pernyataan Lutnick telah menyesatkan publik dan merusak kredibilitasnya. “Dia berada di pulau pribadi bersama orang yang disebutnya menjijikkan,” tegas Van Hollen. Akibatnya, sejumlah senator mendesak Lutnick untuk mempertimbangkan pengunduran diri jika ia tidak bisa memberikan penjelasan yang memadai.
Namun, meski menghadapi tekanan, Gedung Putih tetap memberikan dukungan kepada Lutnick. Sekretaris Pers Karoline Leavitt menegaskan posisi Lutnick dalam kabiner Presiden Donald Trump tetap aman, menyebutnya sebagai anggota tim yang sangat penting.
Skandal ini tidak hanya mengguncang Washington tetapi juga berdampak pada tokoh global lainnya, yang menimbulkan pertanyaan mengenai integritas sejumlah pihak, termasuk anggota keluarga kerajaan di Norwegia.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/02/1770762326_fa815fc9e06e93f501e0.jpg)