Site icon meritagehighlands.com

Mentan Kunjungi Aceh untuk Cek Pemulihan Sawah Terdampak

[original_title]

Meritagehighlands.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah melakukan peninjauan langsung terhadap pemulihan sawah yang terdampak banjir dan longsor di Aceh. Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis pagi di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Dalam kesempatan ini, Amran memastikan bahwa proses rehabilitasi lahan, bantuan sarana produksi, serta percepatan tanam untuk petani berjalan dengan baik dan tepat waktu.

Mentan Amran meminta seluruh jajaran Kementerian Pertanian untuk memastikan rehabilitasi dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran. Dia menekankan pentingnya melibatkan petani lokal dalam kegiatan rehabilitasi, yang akan dibiayai oleh pemerintah tanpa melibatkan kontraktor besar. “Kami minta seluruh swakelola, kalau perlu petaninya ikut kerjakan sendiri,” ungkapnya.

Hasil dari bencana hidrometeorologi ini sangat signifikan, dengan total luas sawah yang terdampak mencapai 107.324 hektare di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari total tersebut, lahan pertanian yang mengalami kerusakan bervariasi, termasuk 44,6 ribu hektare yang mengalami gagal panen. Selain itu, sekitar 820 ribu ternak juga tercatat hilang atau mati akibat dampak bencana.

Kementerian Pertanian telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,49 triliun dari APBN 2026 untuk mendukung pemulihan pertanian. Selain itu, usulan tambahan anggaran sebesar Rp5,1 triliun juga diajukan untuk mempercepat program pemulihan, guna menjaga produktivitas pertanian di daerah yang terkena dampak.

Dukungan termasuk penyaluran benih dan pupuk juga diberikan kepada petani untuk mempercepat masa tanam selanjutnya. Menurut Amran, penanganan bencana ini bersifat dinamis dan terus diperbarui melalui koordinasi dengan dinas pertanian daerah masing-masing.

Exit mobile version