Meritagehighlands.com – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DKI Jakarta mengungkapkan kekhawatiran terhadap nasib pekerja yang terdampak akibat eksekusi Hotel Sultan. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor DPD KSPSI DKI Jakarta, pada Rabu, 24 Juni 2023, para pemimpin serikat buruh mendesak pemerintah untuk melindungi hak-hak pekerja serta memberikan kepastian untuk masa depan mereka.
Sejumlah pengurus KSPSI dan perwakilan pekerja hadir dalam acara tersebut, di mana mereka menyoroti bahwa masalah yang dihadapi pekerja tidak hanya menyangkut pekerjaan, tetapi juga keberlangsungan hidup ratusan keluarga. M. Asrul Ramadhan, Sekretaris Umum PP FSP Parekraf KSPSI, menyatakan bahwa para pekerja merupakan tenaga profesional dengan pengalaman bertahun-tahun yang sangat penting bagi operasional hotel.
Asrul mengharapkan pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pekerja yang terimbas. Ia juga meminta agar apabila ada manajemen baru, para pekerja yang tergabung dalam PUK KSPSI DKI Jakarta diberi kesempatan untuk kembali bekerja. Hal ini dianggap krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga mereka.
Ketua PD FSP Parekraf KSPSI DKI Jakarta, H Usman, menekankan pentingnya memberikan kesempatan untuk direkrut kembali kepada pekerja yang telah berkontribusi besar di Hotel Sultan. Usman menilai pekerja merupakan aset penting dalam industri perhotelan yang tidak boleh diabaikan dalam proses transisi pengelolaan.
Syamsul Bahri, Ketua DPD KSPSI DKI Jakarta, mengajak semua pihak untuk mengedepankan aspek kemanusiaan dalam menghadapi dampak eksekusi ini. Ia menyerukan kepada pemerintah untuk mendengarkan aspirasi pekerja demi menciptakan solusi yang adil. KSPSI DKI Jakarta berkomitmen mengawal perjuangan para pekerja hingga mendapat kepastian dan keadilan, mengingat persoalan ini terkait langsung dengan masa depan para pekerja dan keluarga mereka di sektor perhotelan.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/06/1782323810_b12fe77672eb7d93bb97-scaled.jpg)