Meritagehighlands.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani menegaskan kembali komitmennya terhadap prinsip Satu China dalam pertemuan dengan Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC) Wang Huning di Beijing. Pertemuan ini berlangsung di Balai Agung Rakyat China sebagai kunjungan balasan setelah Wang Huning sebelumnya berkunjung ke Jakarta pada Desember 2025.
Muzani menyampaikan bahwa dialog antara kedua pihak berlangsung dengan penuh keakraban dan membahas sejumlah poin penting untuk mengokohkan hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Ia juga menekankan dukungan MPR RI terhadap One-China Policy, dengan menyatakan bahwa isu tersebut merupakan urusan internal Tiongkok yang seharusnya diselesaikan oleh Tiongkok sendiri.
Penguatan tradisi kunjungan antara kedua negara juga menjadi fokus pembahasan. CPPCC berharap tradisi saling berkunjung dapat terus dipertahankan, mengingat hubungan diplomatik China-Indonesia telah terjalin lebih dari 75 tahun. Muzani mencatat bahwa kolaborasi antara masyarakat China dan Nusantara telah berlangsung selama ratusan tahun, mencakup berbagai bidang seperti ekonomi, budaya, dan pendidikan.
Selanjutnya, pertemuan itu diakhiri dengan makan malam yang juga menjadi ajang diskusi lebih lanjut mengenai kerjasama bilateral. Dalam pertemuan tersebut, Muzani didampingi oleh Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat dan Rusdi Kirana dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Wang Huning sebelumnya telah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta selama kunjungan ke Indonesia pada akhir 2025. Ia menegaskan bahwa hubungan diplomatik kedua negara telah berkembang pesat dan keduanya memiliki keinginan yang kuat untuk memperkuat kerjasama di berbagai bidang. CPPCC berfungsi sebagai badan konsultatif yang mengakomodasi aspirasi masyarakat terhadap pemerintah Tiongkok.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/09/ketua-mpr-ri-ahmad-muzani-bertemu-ketua-konferensi-konsultatif-politik-rakyat-china-wang-huning-di-b.jpeg;%20charset=%22utf-8%22)