Site icon meritagehighlands.com

Kepala BGN: Stabilkan Harga Pangan Melalui MBG untuk Prabowo

[original_title]

Meritagehighlands.com – Badan Gizi Nasional (BGN) melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkomitmen untuk menstabilkan harga pangan di Indonesia. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa lembaganya dapat merespons fluktuasi harga komoditas pangan dengan memberikan instruksi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengganti jenis protein yang digunakan dalam menu.

Dalam laporan yang disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, Dadan menyampaikan bahwa jika permintaan telur dan ayam meningkat secara signifikan, SPPG diperintahkan untuk menggunakan sumber protein alternatif seperti ikan. “Bulan ini adalah bulan ikan, jadi kami anjurkan agar lebih banyak menggunakan ikan,” ujarnya.

Sebaliknya, ketika harga bahan pangan mengalami penurunan karena kelebihan pasokan, SPPG akan menyerap barang tersebut untuk digunakan dalam menu MBG. Dadan meminta agar setiap daerah melaporkan jika terdapat bahan pangan yang mengalami penurunan harga atau tidak laku, agar BGN dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Sebagai contoh konkret, SPPG diminta untuk menyertakan kentang dalam menu mingguan saat harga bahan tersebut menurun. Dadan menekankan bahwa pembelian bahan pangan oleh SPPG sangat besar, dengan masing-masing menu MBG membutuhkan hingga 200 kilogram beras dan 350 kilogram sayur. Hal ini menunjukkan komitmen BGN untuk mendukung petani dan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

Dengan langkah-langkah ini, Dadan berharap masyarakat, terutama petani muda, dapat merasakan manfaat dari program yang dirancang untuk memastikan ketersediaan pangan bergizi di seluruh Indonesia.

Exit mobile version