Site icon meritagehighlands.com

Kepala Bapanas Optimis Peluang Ekspor Meningkat Usai Serapan Beras

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kenaikan serapan beras di Indonesia mencapai 700 persen pada awal tahun 2026, dengan total 112 ribu ton beras berhasil diserap, menurut Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, yang disiarkan secara daring, Amran menjelaskan bahwa angka tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 14 ribu ton.

Amran mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Perum Bulog dan petani. Peningkatan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan beras pemerintah, serta memberikan peluang bagi Indonesia untuk mengekspor beras ke negara lain yang membutuhkan. Ia menambahkan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mendukung petani melalui optimalisasi penyerapan produk pangan domestik.

Meskipun serapan beras meningkat, Bapanas memproyeksikan produksi beras nasional hingga Maret 2026 dapat mencapai 10,16 juta ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diterbitkan pada 9 Januari 2026, yang menegaskan prioritas pembelian hasil pertanian dalam negeri. SKB tersebut juga mengamanatkan pengadaan cadangan beras pemerintah sebanyak 4 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan komitmennya untuk memaksimalkan penyerapan hasil pertanian sebagai langkah menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan aksi sinergi antara berbagai instansi terkait, Bulog optimis dapat mencapai target pengadaan dan mendukung komitmen pemerintah dalam memperkuat stok pangan.

Exit mobile version