Site icon meritagehighlands.com

Kementan Perkuat Daya Saing Petani Hortikultura dengan KEP

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pemerintah Indonesia meluncurkan Program Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) untuk meningkatkan daya saing petani hortikultura melalui pengembangan kelembagaan ekonomi petani. Direktur Hilirisasi Hortikultura dari Kementerian Pertanian, Freddy, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan menciptakan ekosistem agribisnis hortikultura di lahan kering dengan harapan petani dapat beralih dari sekadar produsen menjadi pengelola yang kompeten dalam pemasaran produk pertanian.

Dukungan finansial untuk program ini berasal dari Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD), dengan target menjangkau area seluas 10 ribu hektar di 13 kabupaten di 7 provinsi. Dalam proyek ini, direncanakan akan dibangun 1.000 klaster yang melibatkan 25 ribu petani miskin, termasuk 5.000 petani perempuan.

Freddy menekankan bahwa penguatan kelembagaan ekonomi petani sangat penting untuk meningkatkan posisi tawar mereka, yang selama ini lemah. Saat ini, terdapat Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), namun perlu adanya perbaikan agar kelembagaan ini lebih mengutamakan keuntungan. Pemerintah berupaya mendorong pengembangan Poktan menjadi Gapoktan, dan selanjutnya menjadi Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) berupa koperasi.

Dengan adanya KEP, diharapkan petani dapat menjalankan usaha berskala besar secara profesional dan efisien. Freddy menambahkan bahwa program HDDAP ini direncanakan akan membentuk sekitar 250 koperasi hortikultura, yang selanjutnya akan mengelola berbagai komoditas sesuai dengan potensi masing-masing daerah. KEP diharapkan dapat mendorong petani bertransformasi menjadi agripreneur yang berorientasi pada nilai tambah, mendukung kemandirian pendapatan, dan memperluas akses pasar, termasuk peluang ekspor.

Exit mobile version