Meritagehighlands.com – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Koperasi di berbagai daerah di Indonesia diharapkan mampu menyuplai kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat serta mendukung kegiatan bisnis para anggotanya. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Staf Khusus Menteri Koperasi Ambar Pertiwiningrum menegaskan bahwa keberadaan KDMP ditujukan untuk memberikan manfaat secara luas, baik bagi anggota maupun masyarakat umum.
Ambar menyatakan pentingnya peningkatan jumlah anggota dalam koperasi, karena semakin banyak anggota, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan. KDMP diharapkan tidak hanya menyediakan bahan pokok, tetapi juga keperluan bisnis anggota yang menjadi pendukung ekonomi lokal. Dia juga menekankan perlunya koperasi untuk beradaptasi dengan perkembangan digital yang cepat, sehingga penerapan teknologi dalam pengelolaan koperasi menjadi kunci.
Seiring dengan upaya modernisasi ini, pemerintah Kabupaten Bantul telah meluncurkan aplikasi Satriya. Aplikasi ini dirancang untuk mengelola operasional KDMP secara efisien, termasuk dalam administrasi dan pembukuan, demi memudahkan rapat anggota tahunan. Ambar menyatakan bahwa aplikasi ini sudah mulai memberikan keuntungan bagi anggota, meskipun gerai fisik belum tersedia.
Melalui inisiatif ini, anggota diharapkan dapat merasakan langsung manfaat dari investasi mereka dalam koperasi, baik melalui simpanan maupun penyertaan modal. Ambar menutup dengan harapan bahwa aplikasi Satriya dapat menjadi contoh bagi KDMP lainnya, serta mendukung perkembangan ekonomi yang lebih produktif dengan menciptakan pasar digital bagi produk unggulan.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260219_191406.jpg)