Site icon meritagehighlands.com

Kemenhut Alokasikan DAK Rp5,5 Miliar untuk Atasi Karhutla Kalbar

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pemerintah Indonesia mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kehutanan sebesar Rp5,5 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyampaikan bahwa anggaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan karhutla melalui operasi terpadu, yang mencakup operasi udara, darat, serta pembasahan gambut.

Dukungan anggaran ini juga diharapkan mendorong kerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan DPR RI untuk mengoptimalkan sarana penanganan kebakaran. Dalam upaya penanggulangan, pemerintah akan memanfaatkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang direncanakan berlangsung pada 4 hingga 8 September 2026, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menunjukkan potensi hujan di kawasan tersebut.

Operasi water bombing juga diperkuat dengan tambahan tiga pesawat Chinook dari Pasukan Bela Diri Jepang, yang akan diarahkan ke daerah strategis, termasuk Danau Sentarum yang berbatasan dengan Malaysia. Di sisi lain, penanganan di darat melibatkan berbagai instansi seperti TNI, Polri, serta relawan yang akan melakukan pemetaan kebutuhan personel.

Pemerintah juga menerapkan teknik penyuntikan gambut untuk memperbaiki kondisi lahan gambut dan mengendalikan bara api di bawah permukaan. Untuk mencegah kebakaran berulang, upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, baik individu maupun perusahaan, juga akan ditingkatkan, disertai edukasi kepada masyarakat untuk menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar. Diharapkan, langkah-langkah ini dapat mempercepat pengendalian karhutla di wilayah Kalimantan Barat.

Exit mobile version