Meritagehighlands.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memberikan dukungan penuh terkait evakuasi kecelakaan helikopter milik TNI Angkatan Darat yang terjadi saat misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa, menegaskan kesiapan kementerian dalam menyediakan fasilitas bandar udara serta koordinasi pelayanan penerbangan untuk memastikan penanganan kejadian ini berjalan lancar.
Kecelakaan terjadi pada Rabu, 4 November, saat helikopter Mi-17V5 dengan registrasi HA-5235 lepas landas dari Bandar Udara Kuala Pembuang menuju lokasi pemadaman. Dalam perjalanan, awak helikopter melakukan pengalihan rute akibat kondisi cuaca yang memburuk. Sekitar pukul 11.17 WIB, pihak pengatur lalu lintas penerbangan menerima laporan bahwa helikopter mengalami kecelakaan saat mengambil air di perairan.
Helikopter tersebut mengangkut delapan orang yang terdiri dari awaknya. Hingga kini, lima orang dalam perawatan medis di RSUD Kuala Pembuang, sementara tiga orang lainnya dilaporkan tewas, dua di antaranya masih dalam proses evakuasi. Kemenhub telah mengeluarkan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan berharap semua yang terluka segera mendapatkan perawatan yang baik.
Sebagai respons terhadap kecelakaan ini, pihak Bandar Udara Kuala Pembuang telah melakukan langkah kesiapsiagaan, termasuk menyiapkan fasilitas dan personel untuk mendukung evakuasi. Kemenhub juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait seperti TNI Angkatan Darat dan Basarnas untuk kelancaran proses evakuasi.
Kemenhub mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum diverifikasi dan mendorong mereka untuk mengikuti pembaruan dari sumber resmi. Kemenhub akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menanggapi kejadian ini.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/11/E3BEE748-2B3A-4984-B51C-B884183739B3.jpeg)