Meritagehighlands.com – Inggris saat ini menghadapi tantangan signifikan karena tidak memiliki kapal selam serang bertenaga nuklir yang aktif di laut, yang membuatnya kesulitan dalam menanggapi potensi ancaman dari Rusia. Menurut laporan dari UK Defense Journal pada Senin (29/6/2026), seluruh armada kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Inggris sedang menjalani perbaikan besar, menyebabkan negara yang merupakan anggota NATO ini kehilangan salah satu kemampuan pertahanan lautnya.
Kondisi ini menjadi semakin mencolok ketika semua kapal selam dari kelas Astute, yang terdiri dari lima unit, berada di pangkalan. Dua di antaranya tidak beroperasi di Faslane, sedangkan dua lainnya tengah dalam proses perbaikan di Devonport. Satu unit yang baru saja kembali dari penugasan juga tidak dalam status siaga, mengakibatkan Angkatan Laut Inggris secara efektif “kehabisan” kapal selam untuk operasi.
Pelacakan sumber terbuka menunjukkan bahwa tren ini telah berlangsung lebih lama, dengan armada kapal selam Inggris lebih sering berlabuh dibandingkan beroperasi di perairan terbuka. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan Inggris dalam menjaga keamanan lautnya di tengah meningkatnya ketegangan internasional.
Meskipun peristiwa serupa telah terjadi sebelumnya, situasi kali ini tampaknya lebih mendesak. laporan media pertahanan mencatat bahwa hanya satu kapal yang telah kembali ke laut dalam beberapa minggu terakhir, menghasilkan tekanan yang besar pada Angkatan Laut yang kini tidak memiliki opsi yang memadai untuk mempertahankan wilayahnya.
Angka ini menyoroti pentingnya investasi dalam armada militer dan kesiapsiagaan di tengah ancaman yang terus berkembang di wilayah Eropa.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/06/inggris-sekarang-tanpa-kapal-selam-serang-nuklir-aktif-jadi-tak-berdaya-melawan-rusia-phf.jpg)