Site icon meritagehighlands.com

IHSG Turun, Investor Masih Harapkan Defisit Dibawah 3%

[original_title]

Meritagehighlands.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan signifikan pada Senin sore, turun 114,92 poin atau 1,61 persen, menjadi 7.022,29. Hal ini mencerminkan kekhawatiran investor mengenai defisit fiskal Indonesia, yang diharapkan tetap di bawah 3 persen.

Rully Arya Wisnubroto, Kepala Riset dan Ekonom Kepala Mirae Asset Sekuritas, mengungkapkan kepada media bahwa kekhawatiran terkait pelebaran defisit fiskal mulai mempengaruhi kepercayaan pasar. Beberapa lembaga pemeringkat global telah menurunkan outlook rating untuk Indonesia, yang dapat berdampak pada imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) yang dianggap sebagai risk-free rate, berpengaruh pada valuasi saham.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi skenario terburuk akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran, pemeritah mungkin akan menerapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Dia menggambarkan, jika harga minyak secara signifikan meningkat dan nilai tukar rupiah melemah, defisit fiskal bisa mencapai 4,06 persen.

Di pasar saham, sembilan sektor mengalami penurunan, dengan sektor properti tertekan sebesar 2,33 persen. Namun, sektor kesehatan dan barang konsumen non-primer mengalami sedikit kenaikan. Total frekuensi perdagangan mencapai 1.674.892 transaksi, dengan 180 saham naik, 542 saham mengalami penurunan, dan 98 saham stagnan.

Dalam perkembangan lebih luas, bursa saham regional Asia menunjukkan pergerakan bervariasi, dengan indeks Nikkei dan Shanghai mengalami penurunan, sementara Hang Seng dan Straits Times menguat. Pelaku pasar kini menunggu keputusan kebijakan suku bunga dari Bank Sentral AS dan Bank Indonesia yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Exit mobile version