Site icon meritagehighlands.com

IHSG Berpotensi Fluktuatif Karena “Profit Taking” Menuju Akhir Pekan

[original_title]

Meritagehighlands.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat diprediksi akan mengalami pergerakan yang variatif, menjelang akhir pekan dan kemungkinan aksi ambil untung dari investor. Pada pembukaan perdagangan, IHSG terpantau menguat namun kemudian melemah sebesar 20,44 poin atau 0,31 persen, mencapai level 6.647,45 pada pukul 10.00 WIB. Indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga ikut menurun, dengan penurunan sebesar 2,75 poin atau 0,41 persen menjadi 660,02.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyatakan bahwa secara teknikal, IHSG memiliki peluang menguji level 6.705 hingga 6.760, namun investor perlu waspada terhadap potensi pengambilan keuntungan, terutama di tengah ketidakpastian global yang tinggi. Sentimen positif di pasar dipicu oleh penurunan imbal hasil obligasi AS dan peningkatan dalam sektor perangkat lunak, seperti langkah Nvidia dalam mengakuisisi platform kecerdasan buatan, Hugging Face, senilai 13 miliar dolar AS.

Investor juga menantikan data nonfarm payrolls (NFP) dari AS yang diperkirakan mencatat penambahan 58.000 pekerjaan pada Agustus 2026. Hal ini berpotensi memengaruhi kebijakan suku bunga The Fed, yang diprediksi akan meningkat pada September. Selain itu, harga minyak stabil di atas 90 dolar AS per barel, meskipun terdapat ketegangan di kawasan Teluk.

Dalam perkembangan domestik, Menteri Keuangan Purbaya mengungkapkan bahwa anggaran MBG untuk tahun 2027 bisa ditekan di bawah Rp200 triliun melalui efisiensi. Dengan kondisi ini, diharapkan anggaran yang ada bisa dimanfaatkan untuk program lain yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan defisit anggaran.

Exit mobile version