Meritagehighlands.com – Isu ejakulasi pada penderita diabetes menjadi perhatian, mengingat diabetes tidak hanya memengaruhi kadar gula darah tetapi juga kesehatan seksual pria. Dr. Jefry Tribowo, spesialis andrologi, menjelaskan dalam video yang diunggah di media sosialnya, bahwa diabetes dapat menyebabkan gangguan ejakulasi, termasuk ketidakmampuan mengeluarkan air mani saat orgasme.
Diabetes diketahui dapat memengaruhi proses ejakulasi pada sebagian pria akibat kerusakan saraf. Meskipun penderita masih dapat merasakan orgasme, seringkali cairan mani tidak keluar dengan normal, suatu kondisi yang dalam dunia medis disebut retrograde ejaculation, atau ejakulasi retrograd. “Kondisi ini mengakibatkan kepuasan seksual tanpa diiringi keluarnya cairan,” ungkap Dr. Jefry.
Penting untuk dicatat, tidak semua pria dengan diabetes mengalami masalah ini. Perbedaan dalam kondisi kesehatan individu dapat mempengaruhi hasilnya. Oleh karena itu, bagi pria diabetes yang mengalami keluhan serupa, konsultasi dengan dokter adalah langkah yang bijak. Pemeriksaan klinis juga diperlukan untuk menentukan penyebab spesifik dan penanganan yang tepat.
Secara keseluruhan, pemahaman tentang dampak diabetes terhadap ejakulasi merupakan hal yang krusial untuk meningkatkan kualitas hidup seksual penderita. Mengatasi masalah ini bisa melibatkan pendekatan medis yang komprehensif dan perhatian pada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kesehatan seksual.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/07/ejakulasi-Oizo_large.jpg)