Meritagehighlands.com – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah menyelesaikan dialog informal dengan tiga kandidat yang bersaing untuk posisi Sekretaris Jenderal PBB. Kandidat lain dijadwalkan mengikuti proses serupa pada akhir bulan ini. Presiden DK PBB bulan Juli, Zenon Ngay Mukongo, menginformasikan bahwa pada 7 Juli 2026, anggota Dewan bertemu dengan mantan Presiden Senegal, Macky Sall, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, dan mantan Menteri Luar Negeri Guyana, Carolyn Rodrigues-Birkett.
Mukongo menjelaskan, dialog informasional dilakukan untuk membahas visi dan tantangan yang dihadapi PBB ke depan. Masing-masing kandidat diberikan kesempatan untuk mempresentasikan pandangan mereka mengenai tantangan-tantangan global yang ada, serta mengikuti diskusi interaktif dengan anggota Dewan Keamanan. “Dewan Keamanan akan meneruskan proses seleksi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Piagam PBB,” pungkas Mukongo.
Pertanyaan yang diajukan oleh anggota Dewan Keamanan mencakup isu-isu penting yang dihadapi organisasi internasional tersebut, meskipun Mukongo enggan mengungkap lebih jauh mengenai isi diskusi. Dia menambahkan, dengan pemilihannya, kandidat diharapkan dapat menghadapi berbagai persoalan ini secara efektif.
Sisa satu kandidat, Maria Fernanda Espinosa Garces, akan menjalani dialog pada 27 Juli mendatang. Sekretaris Jenderal PBB yang baru diharapkan dapat memulai masa jabatan mereka pada 1 Januari 2027. Mengacu pada Pasal 97 Piagam PBB, pengangkatan Sekretaris Jenderal dilakukan oleh Majelis Umum berdasarkan rekomendasi DK PBB.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/07/PBB-suasana-sidang.jpg)