Site icon meritagehighlands.com

China Kerahkan Robot AI untuk Kelola Jaringan Listrik

[original_title]

Meritagehighlands.com – China sedang mempercepat penerapan robot yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI) untuk mengoperasikan jaringan listrik, seiring dengan rencana investasi besar-besaran di sektor energi. Menurut laporan terbaru, Perusahaan Jaringan Listrik Negara China berencana mengalokasikan 6,8 miliar yuan atau sekitar Rp 13,7 triliun hingga tahun 2026 untuk pengadaan robot AI.

Dalam tahun ini, perusahaan tersebut berencana untuk membeli lebih dari 8.500 robot. Upaya ini juga mencakup partisipasi perusahaan lain seperti China Southern Power Grid, dengan perkiraan total investasi dalam teknologi AI di sektor energi China diperkirakan akan melampaui 10 miliar yuan.

Saat ini, National Grid Corporation China mengelola jaringan listrik di 26 dari 31 provinsi, sementara China Southern Power Grid menangani lima provinsi di wilayah selatan, termasuk Guangdong. Fokus utama dari rencana investasi ini adalah membeli sekitar 5.000 robot “mirip anjing” untuk inspeksi pada gardu induk dan saluran transmisi di area yang sulit dijangkau. Selain itu, perusahaan juga akan menggunakan robot humanoid dan bipedal untuk melakukan pemeliharaan di jaringan listrik dengan tegangan ultra tinggi.

Sekitar 5,8 miliar yuan dari total investasi ini akan dialokasikan untuk perangkat keras. Sisa dana akan digunakan untuk penelitian, pengembangan, serta pelatihan bagi personel. Penyedia lokal seperti Unitree, Deep Robotics, dan UBTech diharapkan akan berkolaborasi dalam penyediaan teknologi ini. Langkah ini menunjukkan komitmen China dalam memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan jaringan listrik nasional.

Exit mobile version