Site icon meritagehighlands.com

BNPB Tindak Lanjuti Evaluasi Setelah 6 Petugas Gugur dalam Karhutla

[original_title]

Meritagehighlands.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyesalkan semakin bertambahnya jumlah petugas yang gugur saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Sejak laporan terakhir, jumlah korban tewas saat menjalankan tugas heroiknya kini mencapai enam orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap insiden tersebut. Saat ini, BNPB tengah meneliti kronologi kejadian untuk memahami lebih dalam tentang penerapan prosedur operasional standar (SOP) dan kelengkapan alat pelindung diri (APD) yang digunakan oleh petugas dan relawan.

Berton menekankan bahwa evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa keadaan keselamatan petugas diprioritaskan dalam setiap operasi pemadaman yang dilakukan. “Kami tidak ingin mengambil kesimpulan premature mengenai efektivitas SOP atau kelengkapan APD sebelum evaluasi kami selesai,” ujarnya dalam pernyataan resmi pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Di tengah situasi yang tragis ini, BNPB juga mengingatkan akan krusialnya penerapan standar keselamatan yang ketat oleh seluruh tim dalam menghadapi tantangan di lapangan. Kebakaran hutan, yang sering terjadi pada musim kemarau, tidak hanya menimbulkan dampak lingkungan yang serius, tetapi juga mengancam nyawa petugas yang berjuang demi menanggulangi bencana ini.

Pihak BNPB berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem dan prosedur yang ada, guna melindungi para petugas dan memastikan efektivitas penanganan karhutla di masa mendatang.

Exit mobile version