Meritagehighlands.com – Kabupaten Aceh Timur mengalami kerusakan parah akibat banjir dan longsor, yang menyebabkan pelayanan publik lumpuh dan penyaluran bantuan terhambat. Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menjelaskan bahwa akses ke beberapa kecamatan terputus, sehingga bantuan harus dikirim melalui udara, terutama ke Kecamatan Lokop, Peunaron, dan Simpang Jernih.
Menurut Iskandar, terdapat desa-desa terisolir yang kini membutuhkan perhatian mendesak karena banyak warga mulai mengalami kelaparan. “Beberapa desa yang sebelumnya terisolir sudah dapat dijangkau untuk penyaluran bantuan makanan,” ungkapnya. Untuk mengatasi situasi ini, bupati juga telah menghubungi Bulog, memohon bantuan beras, mengingat distribusi logistik di wilayah terdampak sangat terhambat.
Iskandar mengemukakan bahwa meskipun tantangan begitu besar, semua pihak tetap perlu bergerak untuk membantu dan memenuhi kebutuhan warga. Namun, dia belum dapat memastikan jumlah pasti korban akibat bencana tersebut, mengingat keterbatasan akses komunikasi di daerah itu.
Saat ini, logistik di Aceh Timur juga semakin menipis, yang memperburuk keadaan. Upaya untuk mengatasi masalah ini terus dilakukan meskipun dengan sumber daya yang terbatas. Dalam situasi darurat seperti ini, penting bagi semua elemen masyarakat untuk bersinergi demi membantu mereka yang terdampak banjir dan longsor.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2025/12/foto-banjir-di-aceh-timur-foto-bpba-1763894371872_169.jpeg)