Meritagehighlands.com – BPBD DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa banjir masih melanda 29 RT di berbagai wilayah Jakarta, terutama di Jakarta Timur. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa laporan diperoleh hingga pukul 04.00 WIB. Kebanjiran ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan luapan dari Kali Ciliwung dan beberapa kali lainnya.
Wilayah Jakarta Selatan melaporkan satu RT yang tergenang, khususnya di Kelurahan Pejaten Timur, dengan ketinggian air mencapai 20 cm. Sementara itu, di Jakarta Timur, terdapat 22 RT yang terpengaruh, dengan Kelurahan Bidara Cina dan Kampung Melayu sebagai lokasi yang paling parah, di mana ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 50 cm.
Di Jakarta Utara, enam RT juga terdampak banjir, mencakup Kelurahan Kapuk Muara dan Marunda, dengan ketinggian air mencapai 25 hingga 45 cm. Kondisi ini mengakibatkan ratusan keluarga harus mengungsi, terutama di titik-titik pengungsian yang telah disediakan BPBD.
Beberapa lokasi pengungsian yang telah ditentukan meliputi Aula Masjid Al Abror dan GOR Otista di Kelurahan Bidara Cina, serta beberapa sekolah di Kelurahan Kampung Melayu. Total, di berbagai lokasi pengungsian tercatat ratusan keluarga, mencapai lebih dari 1.000 jiwa, yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat bencana ini.
BPBD DKI Jakarta terus mengawasi situasi dan berupaya memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Upaya ini mencakup pemeriksaan lebih lanjut dan penyediaan kebutuhan dasar untuk para pengungsi.
![[original_title]](https://meritagehighlands.com/wp-content/uploads/2026/01/banjir-rendam-bidara-cina-aktivitas-warga-lumpuh-1769755770314_169.jpeg)