Site icon meritagehighlands.com

Bahaya Vape untuk Remaja: Tiga Fakta Berisiko Tinggi

[original_title]

Meritagehighlands.com – Vape dianggap berbahaya bagi remaja, terutama karena kemampuannya untuk disusupi zat psikoaktif. Badan Narkotika Nasional (BNN) baru-baru ini mengungkapkan kekhawatirannya mengenai risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh rokok elektrik ini, yang semakin banyak dipilih oleh masyarakat sebagai gaya hidup modern.

Dalam sebuah diskusi yang diadakan oleh BNN, Kementerian Kesehatan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), para ahli menegaskan bahwa vape tidak bisa dianggap sebagai produk yang sepenuhnya aman. Adanya perkembangan teknologi membuat penyalahgunaan zat adiktif lebih mungkin terjadi, terlebih di kalangan remaja.

Salah satu fakta yang diungkap adalah bahwa cairan e-liquid pada vape mengandung nikotin dan berbagai zat kimia berbahaya. Endeavor menghirup zat ini terbukti dapat merusak sistem pernapasan serta sistem saraf pengguna, yang sangat berbahaya bagi remaja dalam masa pertumbuhan. Paparan jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Para ahli mengingatkan agar orang tua dan masyarakat lebih waspada terhadap penggunaan rokok elektrik oleh remaja. Edukasi mengenai bahaya penggunaan vape perlu diperkuat untuk melindungi generasi muda dari risiko penyalahgunaan zat adiktif yang bertambah kompleks. Upaya kolektif ini penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi perkembangan anak-anak dan remaja di Indonesia.

Exit mobile version